Konfigurasi Routing Secara Umum Terdiri Dari 3 Macam Yaitu

Posted on

Konfigurasi routing secara umum terdiri dari 3 macam yaitu – Hallo sobat setia niaponsel apa kabar? semoga kalian semua dalam ke adaan yang baik baik saja, jika biasanya tim niaponsel selalu memberikan informasi mengenai aplikasi dan trik trik bermain game android, nah di postingan terbaru kali ini sedikit berbeda dengan yang sebelum sebelumnya, yaitu jenis jenis konfigurasi routing secara umum terdiri dari 3 macam yaitu? jika ingin tahu lebih detailnya silahkan anda simak artikel kali ini hingga selesai. Di zaman modern yang serba canggih ini tentunya ilmu pengetahuan teknologi sangatlah di butuhkan untuk menunjang kehidupan sehari hari. Maka dari itu saya selaku admin niaponsel berusaha selalu memberikan informasi tentang teknologi terupdate, bermaksud ingin memberikan wawasan yang bermanfaat bagi para pembaca website kami. Baiklah langsung saja silahkan anda simak selengkapnyaberikut di bawah ini.

Jenis – Jenis Konfigurasi Routing :

Konfigurasi Routing Secara Umum Terdiri Dari 3 Macam Yaitu

1. Minimal Routing

Jika di lihat namanya saja bahwa konfigurasi jenis yang satu ini merupakanĀ konfigurasi paling sederhana tapi memang sangat diperlukan. Biasanya minimal routing dipasang pada network yang terisolasi dari network lain atau dengan kata lain hanya pemakaian lokal saja.

2. Static Routing

Konfigurasi routing jenis ini tentunya sangat berbeda dengan konfigurasi yang pertama sebab konfigurasi yang satu ini biasanya dibangun dalam network yang hanya memiliki beberapa gateway, dan pada umumnya tidak lebih dari 2 atau 3. Static routing ini dibuat secara manual pada masing-masing gateway. Maka dari itu konfigurasi jenis ini bisa digunakan agar jaringan kecil dan stabil. Jaringan yang tidak stabil yang dipasang static routing bisa membuat kacau seluruh routing, karena tabel routing yang diberikan oleh gateway tidak benar sehingga paket data yang seharusnya tidak bisa diteruskan masih saja dicoba sehingga menghabiskan bandwith. Terlebih menyusahkan lagi apabila network semakin berkembang. Selain itu setiap penambahan sebuah router, maka dengan otomatis router yang telah ada sebelumnya harus diberikan tabel routing tambahan secara manual. Maka static routing tidak mungkin bisa untuk di gunakan ke jaringan besar, sebab akan membutuh effort yang besar untuk mengupdatenya.

3. Dynamic Routing

Jenis kofigurasi yang ketiga ini merupakan aturan yang mempertukarkan informasi routing yang nantinya akan membentuk tabel routing sedangkan routing adalah aksi pengiriman-pengiriman paket data berdasarkan tabel routing tadi. Jadi untuk semua routing protokol bertujuan untuk mencari rute tersingkat untuk mencapai tujuan. dan masing-masing protokol memiliki cara dan metodenya sendiri-sendiri. Jadi bisa disimpulkan bahwa, routing protokol dibagi menjadi Interior Routing Protocol dan Exterior Routing Protocol.

Gimana sudah jelas bukan, mengenai tiga jenis konfigurasi yang sudah kami bahas di atas? jika masih belum puas dengan pencarian anda silahkan anda bisa untuk mencoba informasi lainnya di internet. Sepertinya hanya itu saja yang bisa kami sampaikan mengenai Konfigurasi Routing Secara Umum Terdiri Dari 3 Macam Yaitu, semoga artikel kali ini bisa bermanfaat terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *